Polisi Tangkap Begal Berseragam TNI di Bandung

Dua orang begal berinisal YS(42) dan SY (44) berhasil diringkus jajaran Polresta Bandung.

Tersangka melakukan modus operandi dengan mengenakan seragam TNI dilengkapi senjata mainan.

Keduanya melakukan pembegalan biasanya menyasar pengemudi truk angkutan barang atau angkutan niaga.

Mereka selalu berboncengan menggunakan motor, lengkap mengenakan atribut berkaitan TNI.

“Modusnya adalah kendaraan yang ditunggangi oleh kedua pelaku seolah-olah tersenggol.

Kemudian kedua tersangka mendatangi pengemudi dan selanjutnya memaksa untuk mengambil uang milik korban,” ujar Kapolresta Bandung, Kombes Hendra Kurniawan di Mapolresta Bandung, Senin (13/7).

Keduanya tidak segan menodongkan senjata api mainan untuk mengancam korban. Dengan aksinya itu, korban takut dan menyerahkan sejumlah uang yang diminta.

Rata-rata mereka berhasil menerima Rp2 juta hingga Rp40 juta.

“Biasanya mereka beroperasi malam hari. Kedua tersangka dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun,” jelas Hendra.

Sementara itu, Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Letkol INF Donny Ismuali Bainuri memastikan kedua tersangka adalah warga sipil Artinya, mereka hanya mengenakan atribut TNI dari mulai sepatu, pakaian dan atribut lainnya.

Pihaknya sudah mendeteksi aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, terutama setelah Kodim 0624 berdiri.

Sejumlah korban bahkan langsung melapor ke Kodim 0624 dan mengaku uangnya sudah diambil oleh orang yang mengaku personel TNI Kodim 0624.

“Itu sekitar bulan Maret atau April 2020. Oleh karena itu, kami langsung melapor ke Kapolresta dan bekerja sama untuk mengungkap kasus tersebut.

Alhamdulillah pelaku bisa ditangkap,” terangnya.

“Ini bisa dikatakan begal dengan mengatasnamakan TNI sekaligus menggunakan atribut lengkap TNI. Dari seragam yang digunakan, kita lihat masuk dalam golongan Bintara,” pungkas Donny.