Teknologi Pemindaian Wajah Akan Bisa Deteksi Suasana Hati Pengguna

Sudah barang tentu kalau ekspresi wajah mengungkap emosi kita.

Bukan sesuatu yang bisa dimungkiri kalau kita akan tersenyum saat bahagia, mengernyit saat marah, mengerutkan alis saat bingung atau saat marah.

Namun, terkadang kita membuat ekspresi yang mungkin tidak terlalu kentara sehingga orang yang ada di sekitar sulit untuk mendeteksi emosi kita.

Berkaitan dengan hal tersebut kepolisian Inggris tertarik untuk menguji sistem pengenalan wajah yang ternyata memiliki kemampuan untuk mendeteksi suasana hati orang dengan memindai wajah mereka.

Belum jelas bagaimana sistem pengenalan wajah ini akan bekerja, tetapi perlu dicatat bahwa ada beberapa yang mengklaim bahwa teknologi tersebut benar-benar berfungsi.

Kontroversial

Kembali pada tahun 2019, lembaga penelitian AI Now telah meminta regulator untuk melarang teknologi tersebut karena tampaknya dibangun di atas “fondasi yang sangat goyah”.

Berbicara kepada BBC saat itu, salah satu pendiri AI Now, Prof Kate Crawford berkata, “Pada saat yang sama dengan teknologi ini diluncurkan, sejumlah besar penelitian menunjukkan bahwa tidak ada bukti substansial orang-orang memiliki hubungan yang konsisten antara emosi yang rasakan dan penampilan wajah.”

Ada beberapa kasus di mana teknologi ini menyebabkan polisi salah menangkap penjahat.

Sejumlah kota di Amerika Serikat (AS) juga melarang penggunaan teknologi pengenalan wajah di ruang publik.

Baru-baru ini, Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD) mengumumkan bahwa mereka akan menguji ulang penggunaannya.