Trump Kembali Perkuat Dugaan Usamah Bin Ladin Masih Hidup

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan dugaannya soal Usamah Bin Ladin, mantan pemimpin kelompok militan Al-Qaidah, yang dikatakan masih hidup dan operasi pembunuhannya di Abbotabad, Pakistan pada 2011 adalah palsu.

Trump Selasa lalu (13/10) menyebarkan cuitan sebuah akun yang terkait dengan teori konspirasi QAnon yang membahas pemimpin teroris tersebut tidak mati.

Akun itu kini sudah diblokir, akan tetapi, tapi keesokan harinya Trump kembali membagikan sebuah video yang mendukung klaim tentang palsunya kematian Bin Ladin.

“Itu adalah opini seseorang dan itu adalah retweet. Aku biarkan begitu.

Orang-orang bisa memutuskan sendiri, “kata Trump tentang retweetnya itu, seperti dikutip laman Press TV, Minggu (18/10).

Mantan personel Angkatan Laut AS Robert O’Neill secara terbuka mengatakan dia membunuh Bin Ladin dalam serangan 2011 yang diperintahkan oleh mantan Presiden AS Barack Obama. Robert mengecam Trump karena mengklaim informasi yang tidak berdasar.

“Sekelompok prajurit pemberani mengucapkan perpisahan kepada anak-anak mereka untuk pergi membunuh Usamah Bin Ladin.

Kami diberi perintah oleh Presiden Obama. Dia tidak memakai sosok pengganti.

Terima kasih Tuan Presiden, ” cuit O’Neill yang sebelumnya pernah secara terbuka mendukung Trump.